BANTUL, Suarativijogja.com – Supangat, pemuda warga Dusun Jogroho RT 04, Kalurahan Sabdodadi, Kapanewon Bantul, baru saja melakukan panen perdana buah petai dari pohon yang ia tanam sekitar lima tahun silam. Panen tersebut dilaksanakan pada Sabtu,(16/5/ 2026).
Yang menarik, hasil panen pertama ini tidak ia jual, melainkan dibagikan secara cuma-cuma kepada tetangga sebagai wujud rasa syukur dan menjaga kebersamaan warga. Hal ini diungkapkan Supangat saat ditemui awak media di kediamannya Minggu, (31/5/2026) pukul 10.00 WIB.
"Seluruh hasil panen saya bagi-bagikan ke tetangga. Saya sengaja tidak menjualnya, supaya mereka juga bisa ikut merasakan hasil dari pohon petai yang selama ini saya rawat," ujar Supangat.
Ia menceritakan, pohon pete tersebut sebenarnya sudah dua kali berbunga sebelumnya, namun bunga-bunga itu selalu gugur sebelum berkembang menjadi buah. Baru pada masa pembungaan yang ketiga, pohon itu berhasil berbuah lebat hingga siap dipetik.
"Ini bunga ketiga yang akhirnya jadi buah dan bisa dipanen. Saya berharap ke depannya panen berikutnya bisa lebih banyak lagi dan semakin melimpah," tambahnya.
Dari hasil panen perdana tersebut, para penerima mengaku senang dan sangat mengapresiasi sikap dermawan Supangat. Ngadimin, salah satu warga yang menerima pembagian, mengucapkan terima kasih dan mendoakan yang terbaik.
"Terima kasih banyak. Semoga panen berikutnya lebih banyak lagi, membawa berkah, dan pohonnya terus berbuah lebat," ucap Ngadimin mewakili warga lainnya.
Tindakan berbagi yang dilakukan Supangat ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain mempererat tali persaudaraan antarwarga, hal itu juga dinilai mencerminkan nilai luhur gotong royong dan kebersamaan yang masih kental terjaga di wilayah tersebut.
Panen perdana ini menjadi bukti nyata bahwa kesabaran dan ketelatenan dalam merawat tanaman akhirnya membuahkan hasil. Lebih dari sekadar keberhasilan bertani, hasil panen ini pun berubah menjadi kebahagiaan bersama yang dapat dinikmati oleh seluruh warga sekitar.
(7ok/Bara/Red)




Posting Komentar