(Foto: Dok-Red)
KulonProgo,Suarativijogja.com (KUAPengasih) – Paguyuban Kaum Rois Kalurahan Sidomulyo kembali menggelar pertemuan rutin sebagai sarana silaturahmi sekaligus peningkatan kapasitas keagamaan bagi para anggotanya. Pertemuan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan pada Ahad (28/06/26) pagi, bertempat di kediaman Bapak Wahyudi, Watubelah RT 048/RW 023, Sidomulyo, Pengasih.
Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh anggota Kaum Rois setempat yang tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Paguyuban Kaum Rois Sidomulyo, Pak Tupar, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota yang konsisten meluangkan waktu untuk hadir. Ia menekankan pentingnya menjaga tradisi positif ini agar tetap lestari. "Kami sangat mengapresiasi kehadiran seluruh anggota pada pertemuan hari ini. Semangat kebersamaan ini harus terus kita jaga, lestarikan, dan jaga keistiqomahannya demi kemaslahatan umat di Sidomulyo," ujar pak Tupar.
(Foto: Dok-Red)
Lebih lanjut, Pak Tupar juga menyamppaikan terima kasih yang mendalam kepada pihak Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih yang senantiasa hadir memberikan pendampingan bimbingan penyuluhan kepada masyarakat.
Inti acara diisi dengan pembekalan materi keagamaan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Muhammad Musodiqin, S.Sos., Dalam tausiahnya ia membedah sebuah hadis riwayat Imam Tirmidzi mengenai hakikat keberuntungan seorang manusia dalam menjalani kehidupan:
"Khairunnas man thala 'umruhu wa hasuna 'amaluhu" yang artinya: "Sebaik-baik manusia adalah yang panjang umurnya dan bagus amalnya." (HR Tirmidzi).
Musodiqin menjelaskan bahwa pergantian waktu, khususnya momentum akhir tahun dan awal tahun baru, merupakan saat yang paling tepat bagi setiap Muslim untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. "Momentum ini adalah waktu terbaik bagi kita untuk merenungi segala hal yang telah lalu dan menyusun rencana yang lebih baik untuk masa depan. Dan sebaik-baik perencanaan adalah yang disandarkan kepada Allah, digerakkan karena Allah, dan dikembalikan lagi kepada Allah SWT, seraya terus memperbanyak syukur atas segala karunia nikmat-Nya," terang Musodiqin di hadapan para jamaah Kaum Rois.
Dihubungi secara terpisah, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I., M.S.I., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya sinergi yang konsisten antara penyuluh agama dan instansi keagamaan di tingkat kalurahan seperti Kaum Rois.
Melalui pesan singkatnya, Rangga menyampaikan dukungannya terhadap penguatan peran Kaum Rois di tengah masyarakat. "Kaum Rois adalah ujung tombak pelayanan keagamaan dan perekat sosial di masyarakat. Kami di KUA Pengasih berkomitmen untuk terus mengawal dan memberikan pembekalan keilmuan melalui para penyuluh kami. Semoga pesan tentang pentingnya kualitas amal dan muhasabah yang disampaikan hari ini dapat diimplementasikan, sehingga kehadiran Kaum Rois semakin dirasakan manfaatnya sebagai teladan di lingkungannya masing-masing," pungkas Rangga.
Pertemuan rutin ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan warga Sidomulyo, dilanjutkan dengan ramah tamah antar-anggota paguyuban.
(Mkd-KP/Red)



Posting Komentar