Suara Tivi Jogja
Suara Tivi Jogja
Media independen yang menyajikan berita aktual, edukatif, dan terpercaya
Selamat datang di Suara Tivi Jogja 👉 Informatif - Inspiratif - Berimbang * / AIESEC in UPN "Veteran" Yogyakarta menggandeng media Suarativijogja / JIKF 2026 Hadirkan Program Inovasi, Libatkan ratusan Relawan dan Delegasi dari 17 Negara /299 Siswa Tantama Resmi Mulai Pendidikan di SPN Selopamioro Polda DIY
PASANG IKLAN DI SINI









ASN KUA Pengasih Dampingi Pelatihan Pengawetan Minuman Alami Tanpa Bahan Pengawet di Balai Kalurahan Wates

Kegiatan pelatihan "Pengawetan Minuman Tanpa Bahan Pengawet". Kegiatan edukatif ini berlangsung di Balai Kalurahan Wates, Wates, pada Sabtu (18/07/26)
Peserta Pelatihan (Foto: Myid/Dok,Red)
Kulon Progo,Suarativijogja.com (KUA Pengasih) — Dalam upaya mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan UMKM lokal, ASN Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih menghadiri sekaligus mendampingi kegiatan pelatihan "Pengawetan Minuman Tanpa Bahan Pengawet". Kegiatan edukatif ini berlangsung di Balai Kalurahan Wates, Wates, pada Sabtu (18/07/26).


Hadir langsung mewakili KUA Pengasih dalam pendampingan tersebut yaitu Muhammad Musodiqin, S.Sos, Mukhyidin, S.Kom, dan Muchlas Ardiansyah, S.Sos. Turut hadir memberi dukungan penuh, Panewu Wates Bapak Sutrisna, S.Sos., serta Lurah Wates Bapak Sapto Iswandono, S.E., M.M. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dari hadirnya sekitar 63 orang peserta yang terdiri dari para pelaku usaha rumahan, pegiat UMKM, dan masyarakat umum.


Pelatihan ini menghadirkan pemateri berpengalaman, Ines Setiawan, seorang Sustainability Educator (Guru Sains & Sosiopreneur) asal Tangerang. Dalam pemaparannya, Ines menjelaskan bahwa praktik pengawetan minuman sebetulnya telah menjadi bagian dari peradaban manusia sejak ribuan tahun lalu untuk menjaga ketahanan pangan. Namun, di era modern, metode tersebut terus berevolusi hingga mampu menghasilkan produk yang aman di suhu ruang tanpa bergantung pada bahan kimia sintetik.


"Pengawetan modern tidak sekadar memperpanjang umur simpan, tetapi juga berfokus pada mempertahankan nilai nutrisi, menjaga keamanan konsumsi, serta meningkatkan kualitas sensoriknya," ujar Ines di hadapan para peserta.

Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali teknik pengolahan dan pengawetan alami untuk berbagai jenis minuman seperti teh, kopi, lemon tea, susu kedelai, susu murni, hingga aneka minuman olahan susu lainnya. Produk yang dihasilkan dirancang agar awet di suhu ruang, bebas dari bahan pengawet, pewarna, maupun perisa sintetik, serta rendah/tanpa gula.

Keterlibatan ASN KUA Pengasih dalam pendampingan ini menjadi bentuk sinergi nyata antara instansi keagamaan dan pemerintah wilayah setempat dalam mendorong kemandirian ekonomi warga. Selain praktis dan hemat, inovasi minuman alami berstandar homemade ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru yang sehat, aman, dan berdaya saing bagi para pelaku UMKM di wilayah Wates dan sekitarnya.

(myid/Red)




Posting Komentar