Suara Tivi Jogja
Suara Tivi Jogja
Media independen yang menyajikan berita aktual, edukatif, dan terpercaya
Selamat datang di Suara Tivi Jogja 👉 Informatif - Inspiratif - Berimbang * / AIESEC in UPN "Veteran" Yogyakarta menggandeng media Suarativijogja / JIKF 2026 Hadirkan Program Inovasi, Libatkan ratusan Relawan dan Delegasi dari 17 Negara /299 Siswa Tantama Resmi Mulai Pendidikan di SPN Selopamioro Polda DIY
PASANG IKLAN DI SINI








Gamelan Class, Salah Satu Acara Unggulan iGV Summer Peak On the Map 2026

AIESEC iGV Summer Peak On the Map 2026 UPN Veteran Yogyakarta menggelar Gamelan Class sebagai salah satu acara unggulan

YOGYAKARTA,  Suarativijogja.com – AIESEC melalui program iGV Summer Peak On the Map 2026 menggelar Gamelan Class sebagai salah satu acara unggulan yang berlangsung di Ruang Sudirman No. 19, UPN "Veteran" Yogyakarta, Selasa (21/7/2026), pukul 09.30–12.00 WIB.

Kegiatan tersebut diikuti delapan peserta, terdiri atas enam peserta dari Yogyakarta dan Jakarta, serta dua peserta internasional yang berasal dari India dan Turkiye.

Lutfan Naury (Foto: 7ok/dok)

Head of Swaramandala, Lutfan Naury, menjelaskan filosofi gamelan yang sarat dengan nilai kebersamaan.

"Dalam gamelan, tidak ada seorang pun yang menjadi bintang utama. Gamelan adalah sebuah percakapan musikal, di mana setiap orang harus saling mendengarkan untuk menciptakan harmoni yang sempurna," paparnya.

Ia berharap kehadiran peserta, baik dari luar negeri maupun berbagai daerah di Indonesia, dapat memberikan kesan positif sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian gamelan sebagai warisan budaya bangsa.

"Banyaknya peserta, baik dari luar negeri maupun dari seluruh Indonesia, diharapkan dapat menjadi kesan yang baik bahwa gamelan bukanlah sesuatu yang harus ditinggalkan. Kita harus melestarikannya dan semoga kegiatan ini menginspirasi banyak orang, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus, di Jawa maupun luar Jawa, bahwa gamelan adalah salah satu warisan budaya yang wajib dijaga," tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta diperkenalkan dengan berbagai jenis alat musik gamelan beserta nama dan fungsinya.

Selanjutnya, instruktur memberikan pelatihan teknik dasar menabuh gamelan sebelum peserta mempraktikkannya secara langsung.

Antusiasme peserta terlihat selama sesi praktik. Dengan bimbingan para instruktur, mereka berhasil memainkan "Lancaran Gugur Gunung" dengan cukup baik sehingga suasana kelas menjadi semakin hidup dan penuh semangat.

Salah seorang peserta asal New Delhi, India, Smaraagyi Nayak, mengaku sangat terkesan mengikuti kegiatan tersebut.

"Saya harus mengakui bahwa ini adalah pengalaman yang sangat memperkaya karena saya menyukai musik serta senang memainkan alat musik. Para anggota Swaramandala sangat sabar mengenalkan kami pada instrumen luar biasa ini. Saya bahkan bisa membayangkan diri saya memainkan gamelan lagi di masa depan. Saya sangat berterima kasih kepada semua orang di sini karena telah menjadikan hari ini begitu berkesan bagi kami," ujarnya kepada jurnalis Suarativijogja.com.

Smaraagyi Nayak (Foto:7ok/dok)

Melalui kegiatan Gamelan Class, AIESEC tidak hanya memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada peserta internasional, tetapi juga menanamkan nilai-nilai gotong royong, kolaborasi, saling menghargai, dan harmoni yang terkandung dalam filosofi gamelan.


(7ok, Rio, Bara/Red)

Posting Komentar