Suara Tivi Jogja
Suara Tivi Jogja
Media independen yang menyajikan berita aktual, edukatif, dan terpercaya
Selamat datang di Suara Tivi Jogja 👉 Informatif - Inspiratif - Berimbang * / AIESEC in UPN "Veteran" Yogyakarta menggandeng media Suarativijogja / JIKF 2026 Hadirkan Program Inovasi, Libatkan ratusan Relawan dan Delegasi dari 17 Negara
PASANG IKLAN DI SINI









MI Ma'arif Pijenan Bantul Gelar Sosialisasi Program Sekolah dan Parenting

Madrasah Ibtidaiyah "Ma'arif" Pijenan Pandak Bantul menggelar kegiatan Sosialisasi Program Sekolah dan Parenting pada Sabtu (4/7/2026).

BANTUL, Suarativijogja.com – Sekolah Madrasah Ibtidaiyah "Ma'arif" Pijenan Wijirejo Pandak Bantul Yogyakarta menggelar kegiatan Sosialisasi Program Sekolah dan Parenting pada Sabtu (4/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna MI Ma'arif Pijenan ini diikuti oleh seluruh wali murid kelas 1 hingga kelas 6.

Mengusung tema "Menakar Kesiapan, Menyesuaikan Pendampingan", kegiatan tersebut bertujuan menyamakan persepsi antara pihak madrasah dan orang tua dalam mendampingi anak pada tahun ajaran baru.

Kepala MI Ma'arif Pijenan, Akhiyat, S.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi antara sekolah dan orang tua merupakan kunci keberhasilan pendidikan anak.

"Sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan dukungan dan pemahaman yang sama dari orang tua di rumah," tuturnya.

Dua Psikolog Sebagai narasumber, madrasah menghadirkan dua psikolog, yakni Indrianti Apriliany Renuat, S.Psi., dan Rizkia Asyita, S.Psi.

Dalam sesi parenting, kedua narasumber memaparkan secara praktis cara orang tua menakar kesiapan anak, mulai dari kesiapan akademik, emosional, hingga kemandirian.

"Orang tua sering bingung kapan harus membantu dan kapan harus melepas. Kuncinya adalah melihat indikator kesiapan anak, bukan berdasarkan usia saja," jelas Indrianti.

Sementara itu, Rizkia menekankan pentingnya menyesuaikan pola pendampingan dengan karakter masing-masing anak.

"Anak yang penakut membutuhkan dorongan yang berbeda dengan anak yang pemberani. Jika pendampingan tidak sesuai, anak bisa menjadi kurang mandiri atau justru merasa tidak didukung," terangnya.

Sesi diskusi berlangsung interaktif. Banyak orang tua memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya mengenai tantangan mendampingi anak di era digital, mengerjakan pekerjaan rumah (PR), hingga membangun komunikasi yang baik dengan guru.

Selain kegiatan parenting, pihak madrasah juga menyosialisasikan sejumlah program unggulan untuk Tahun Ajaran 2026/2027, di antaranya program tahfidz, literasi, penguatan karakter, serta penyampaian jadwal dan aturan akademik terbaru.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Para wali murid mengaku memperoleh banyak wawasan baru setelah mengikuti kegiatan tersebut.

"Saya jadi lebih paham. Ternyata mendampingi anak itu ada ilmunya, tidak bisa dipukul rata," ungkap salah seorang wali murid kelas 3.

Melalui kegiatan ini, MI Ma'arif Pijenan berharap sinergi antara sekolah dan keluarga semakin kuat sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak menjadi generasi yang siap menghadapi masa depan, mandiri, dan berakhlak mulia.


Noni/Red

Posting Komentar