Antrian masuk gedung mengikuti sosialisasi
PIP (Foto: Noni/Dok.Red)
BANTUL, suarativijogja.com – Anggota Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, S.H., menggelar Sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun Ajaran 2026 yang dipadukan dengan Pentas Budaya Nusantara, Senin (6/7/2026). Kegiatan berlangsung di Gedung Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI), Jalan Raya Janti Karang Jambe No. 143, Banguntapan, Bantul.
Kegiatan ini merupakan hari kedua dari rangkaian sosialisasi yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan. Program tersebut menyasar masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), khususnya para orang tua siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun Ajaran 2026.
Pada pelaksanaan hari kedua, ratusan orang tua siswa dari Kabupaten Bantul dan Sleman hadir mengikuti kegiatan. Para peserta tampak antusias menyimak penjelasan mengenai mekanisme penyaluran, manfaat, serta pemanfaatan dana PIP agar digunakan secara tepat untuk mendukung kebutuhan pendidikan anak.
Dalam sambutannya, MY Esti Wijayati menegaskan bahwa Program Indonesia Pintar merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan setiap anak Indonesia memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tanpa terhambat kondisi ekonomi keluarga.
"Sosialisasi ini penting agar orang tua memahami bahwa dana PIP harus digunakan untuk keperluan pendidikan anak, mulai dari membeli buku, seragam, biaya transportasi, hingga kebutuhan penunjang pendidikan lainnya," ujarnya.
Ia juga mengajak para orang tua untuk berperan aktif mendampingi putra-putrinya dalam belajar sehingga bantuan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan.
Kita ingin orang tua tidak hanya mengetahui adanya bantuan, tetapi juga memahami bagaimana mendampingi anak agar bantuan ini mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing," tambahnya.
Selain sosialisasi, kegiatan juga dimeriahkan dengan Pentas Budaya Nusantara yang menampilkan berbagai pertunjukan seni dari pelajar di DIY. Penampilan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan pendidikan karakter sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya bangsa.
Acara berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai proses pencairan dana PIP, persyaratan administrasi, hingga peran orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak.
Berlanjut di Wilayah DIY
Panitia menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi akan terus dilaksanakan di berbagai wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta guna menjangkau lebih banyak penerima manfaat Program Indonesia Pintar, termasuk di Kabupaten Kulon Progo, Gunungkidul, dan Kota Yogyakarta.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, satuan pendidikan, dan orang tua dalam menyukseskan Program Indonesia Pintar, sehingga mampu mencetak generasi muda yang unggul, berprestasi, dan berakhlak mulia.
(Noni/Red)
Kegiatan ini merupakan hari kedua dari rangkaian sosialisasi yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan. Program tersebut menyasar masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), khususnya para orang tua siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun Ajaran 2026.
Pada pelaksanaan hari kedua, ratusan orang tua siswa dari Kabupaten Bantul dan Sleman hadir mengikuti kegiatan. Para peserta tampak antusias menyimak penjelasan mengenai mekanisme penyaluran, manfaat, serta pemanfaatan dana PIP agar digunakan secara tepat untuk mendukung kebutuhan pendidikan anak.
Dalam sambutannya, MY Esti Wijayati menegaskan bahwa Program Indonesia Pintar merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan setiap anak Indonesia memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tanpa terhambat kondisi ekonomi keluarga.
"Sosialisasi ini penting agar orang tua memahami bahwa dana PIP harus digunakan untuk keperluan pendidikan anak, mulai dari membeli buku, seragam, biaya transportasi, hingga kebutuhan penunjang pendidikan lainnya," ujarnya.
Ia juga mengajak para orang tua untuk berperan aktif mendampingi putra-putrinya dalam belajar sehingga bantuan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan.
Kita ingin orang tua tidak hanya mengetahui adanya bantuan, tetapi juga memahami bagaimana mendampingi anak agar bantuan ini mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing," tambahnya.
Selain sosialisasi, kegiatan juga dimeriahkan dengan Pentas Budaya Nusantara yang menampilkan berbagai pertunjukan seni dari pelajar di DIY. Penampilan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan pendidikan karakter sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya bangsa.
Acara berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai proses pencairan dana PIP, persyaratan administrasi, hingga peran orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak.
Berlanjut di Wilayah DIY
Panitia menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi akan terus dilaksanakan di berbagai wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta guna menjangkau lebih banyak penerima manfaat Program Indonesia Pintar, termasuk di Kabupaten Kulon Progo, Gunungkidul, dan Kota Yogyakarta.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, satuan pendidikan, dan orang tua dalam menyukseskan Program Indonesia Pintar, sehingga mampu mencetak generasi muda yang unggul, berprestasi, dan berakhlak mulia.
(Noni/Red)


Posting Komentar