Kulon Progo, Suarativijogja.com -- (KUA Pengasih) – Edukasi mengenai fenomena astronomi keagamaan yang digencarkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih tidak berhenti di ruang kelas saja. Sebagai tindak lanjut nyata, para siswa dari SMK Negeri 1 Pengasih dan SMK Negeri 2 Pengasih sukses melaksanakan praktik mandiri pengukuran arah kiblat di kediaman masing-masing.
Pemanfaatan momen Rashdul Kiblat atau Istiwa A'zham ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada Rabu sore (15/07/2026) dan Kamis sore (16/07/2026). Dengan memanfaatkan bayangan matahari yang tegak lurus di atas Ka'bah, para siswa dengan antusias mengukur dan mencocokkan kembali akurasi arah kiblat di rumah mereka.
Kegiatan positif ini mendapat respons hangat dari pihak sekolah. Pembina SMK Negeri 1 Pengasih, H. Asrohman, S.Ag., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada tim KUA Pengasih yang telah membekali para siswa dengan ilmu yang aplikatif. "Kami sangat berterima kasih kepada KUA Pengasih yang sudah mengedukasi para siswa. Praktik mandiri di rumah ini adalah bukti nyata bahwa mereka benar-benar paham dan bisa menerapkan ilmunya di masyarakat," ujarnya.
Apresiasi senada juga datang dari Penanggung Jawab (PJ) SMK Negeri 2 Pengasih, bapak Muslim Badrudin, S.Ag. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekadar praktik keagamaan, tetapi juga memperluas cakrawala berpikir para siswa. "Selain menghaturkan terima kasih, kami melihat kegiatan ini sangat efektif dalam menambah wawasan anak-anak mengenai fenomena alam Rashdul Kiblat. Mereka jadi tahu bahwa sains dan agama bisa berjalan beriringan," ungkapnya.
Keberhasilan sinergi ini tidak lepas dari koordinasi yang apik antara pihak sekolah dan KUA. Luazizah, S.H.I., selaku perwakilan tim koordinasi dengan kedua SMK tersebut, mengaku bangga dengan antusiasme yang ditunjukkan oleh para siswa. "Kami sangat mengapresiasi semangat para siswa dari SMKN 1 dan SMKN 2 Pengasih. Dokumentasi praktik yang mereka kumpulkan menjadi bukti bahwa generasi muda kita sangat responsif terhadap ilmu yang bermanfaat langsung bagi ibadah keluarga di rumah," kata Luazizah.
Sementara itu, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H, S.H.I., M.S.I., menegaskan bahwa KUA akan terus berkomitmen menyebarkan edukasi keagamaan yang praktis dan saintifik kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda. "Rashdul Kiblat adalah momen langka yang sangat presisi untuk verifikasi arah kiblat. Melibatkan pelajar dalam momentum ini adalah langkah strategis. Kami berharap pengalaman praktis ini tertanam kuat dalam diri mereka, sehingga mereka bisa menjadi agen edukasi bagi lingkungan sekitarnya," pungkas Rangga.
Kegiatan praktik mandiri ini berjalan lancar berkat kondisi cuaca di wilayah Pengasih yang cukup cerah pada kedua sore tersebut, sehingga bayangan matahari dapat terlihat dengan jelas untuk menentukan garis arah kiblat secara akurat.
(myid/Red)



Posting Komentar