Suara Tivi Jogja
Suara Tivi Jogja
Media independen yang menyajikan berita aktual, edukatif, dan terpercaya
Selamat datang di Suara Tivi Jogja 👉 Informatif - Inspiratif - Berimbang * / AIESEC in UPN "Veteran" Yogyakarta menggandeng media Suarativijogja //
PASANG IKLAN DI SINI







Cegah Penyalahgunaan Bansos dan Tebar Keberkahan Shalawat, KUA Pengasih Dampingi PKH Cumetuk Kedungsari

Pendampingan masyarakat secara komprehensif terus digencarkan di wilayah KUA Pengasih.



Kulon
 Progo, Suarativijogja.com-(KUA Pengasih) – Pendampingan masyarakat secara komprehensif terus digencarkan di wilayah KUA Pengasih. Melalui integrasi program Pusaka Sakinah dan Sikap Baik (Sinergi KUA dan PKH Berdaya Agamis Inklusif), Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih mendampingi Pertemuan Kelompok Program Keluarga Harapan (PKH) Cumetuk, Kedungsari, Pengasih, pada Senin (24/08/26).

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Ibu Jemiyam, Cumetuk RT 023 RW 012, Kedungsari ini menghadirkan Pendamping PKH Eny Puri Rahayu serta Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Muhammad Musodiqin, S.Sos.


Dalam kesempatan tersebut, Eny Puri Rahayu menyampaikan arahan ketat mengenai kebijakan terbaru pengelolaan bantuan sosial. Langkah ini dilakukan untuk memastikan dana bantuan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. "Kementerian Sosial kini mengintegrasikan data penerima PKH dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Pemadanan data ini bertujuan untuk memantau catatan transaksi keuangan yang mencurigakan, termasuk mendeteksi secara dini indikasi penyalahgunaan dana bantuan sosial untuk kegiatan ilegal seperti judi online," tegas Eny.

Melengkapi aspek kewaspadaan sosial tersebut, Penyuluh Agama Islam Muhammad Musodiqin, S.Sos., memberikan pencerahan kerohanian dengan mengajak jemaah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagaimana tertuang dalam QS. Al-Ahzab ayat 56. Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya." Shalawat bukan sekadar rutinitas lisan, melainkan wujud rasa cinta, penenang jiwa, serta pembuka pintu keberkahan dan rezeki yang halal bagi keluarga," terang Musodiqin.

Ditemui secara terpisah Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga, S.H.I., M.S.I., mengapresiasi kolaborasi edukatif yang memadukan pembinaan spiritual dan penegakan akuntabilitas sosial tersebut. "Melalui program Pusaka Sakinah dan Sikap Baik, KUA Pengasih berkomitmen hadir mengawal masyarakat. Penguatan integritas penerima bansos agar terhindar dari judi online yang dipadukan dengan amalan shalawat akan melahirkan ketahanan keluarga yang tidak hanya stabil secara ekonomi, tetapi juga mendapat keberkahan dan ketenangan batin," ujar Rangga. 

Kegiatan berlangsung khidmat dan tertib, ditutup dengan komitmen para jemaah KPM PKH Cumetuk untuk senantiasa memanfaatkan bantuan pemerintah secara bijak dan menjaga ketentraman rumah tangga lewat amalan ibadah harian.

(myid/Red)

Posting Komentar