Suara Tivi Jogja
Suara Tivi Jogja
Media independen yang menyajikan berita aktual, edukatif, dan terpercaya
Selamat datang di Suara Tivi Jogja 👉 Informatif - Inspiratif - Berimbang * / AIESEC in UPN "Veteran" Yogyakarta menggandeng media Suarativijogja //
PASANG IKLAN DI SINI







KUA Pengasih Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan di Kedungsogo Kedungsari

Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih menggelar kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan di Madrasah Diniyah (Madin) Nurul Fadhilah.

KULON PROGO, Suarativijogja.com – Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih menggelar kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan di Madrasah Diniyah (Madin) Nurul Fadhilah, Kedungsogo, Kedungsari, Pengasih, Kulon Progo, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan yang dipimpin Muhammad Nur Charir tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kapanewon (Forkopimkap) Pengasih, tokoh masyarakat Anastasia Win Hartati, Lurah Kedungsari, serta jajaran pamong Kalurahan Kedungsari.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Al-Fatihah secara bersama-sama. Suasana berlangsung khidmat sebelum dilanjutkan dengan sambutan dan amanat dari sejumlah tokoh.

Panewu Pengasih, Drs. Sunarya, M.M., dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat.

“Kita memang berbeda-beda, tetapi tetap satu jua. Mari terus bersinergi menjaga keutuhan bangsa, karena perbedaan bukanlah suatu masalah, melainkan kekayaan kita bersama,” tegas Sunarya.

Sementara itu, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I., M.S.I., menyampaikan tiga pesan utama kepada masyarakat.

Pertama, meningkatkan rasa syukur dengan terus memanjatkan syukur atas nikmat kemerdekaan, kedamaian, dan kehidupan yang tenteram.

Kedua, menjaga persatuan. Masyarakat diimbau tidak mudah terpecah belah oleh pihak-pihak yang berupaya merusak kerukunan.

Ketiga, waspada terhadap provokasi. Masyarakat diminta tidak mudah diadu domba serta bijak dalam menyaring berbagai informasi yang beredar.

“Ingat perjuangan para pahlawan dan jangan mudah terprovokasi oleh berita hoaks. Generasi muda yang unggul harus mampu mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal positif,” ujarnya.

Puncak kegiatan diisi dengan zikir dan doa kebangsaan yang dipimpin langsung oleh Kiai Abdullah, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Dholam, bersama jajaran ASN KUA Pengasih.

Seluruh hadirin mengikuti rangkaian zikir dan doa dengan khusyuk. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kedamaian, persatuan, serta kemajuan bangsa dan negara.

(myid/Red)

Posting Komentar