Suara Tivi Jogja
Suara Tivi Jogja
Media independen yang menyajikan berita aktual, edukatif, dan terpercaya
Selamat datang di Suara Tivi Jogja 👉 Informatif - Inspiratif - Berimbang * / AIESEC in UPN "Veteran" Yogyakarta menggandeng media Suarativijogja //
PASANG IKLAN DI SINI







KUA Pengasih Raih Penghargaan Pelaksanaan EAIW Terbaik Se-Kabupaten Kulon Progo

Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih meraih penghargaan sebagai Pelaksana Elektronik Akta Ikrar Wakaf (EAIW) Terbaik se-Kabupaten Kulon Progo.

Kulon Progo -- suarativijogja.com – Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih meraih penghargaan sebagai Pelaksana Elektronik Akta Ikrar Wakaf (EAIW) Terbaik se-Kabupaten Kulon Progo.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Agung Kurniawan, S.IP., M.Si., pejabat Asisten Daerah (Asda) II Setda Kulon Progo yang hadir mewakili Bupati Kulon Progo. Penyerahan penghargaan berlangsung bersamaan dengan acara pelantikan Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Kulon Progo masa bakti 2026–2029, Rabu (12/8/2026), di Aula PLHUT Kabupaten Kulon Progo.

Nanik Supratinah, S.Kom., selaku PIC Wakaf KUA Pengasih, hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus mewakili KUA Pengasih untuk menerima penghargaan.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan akuntabilitas KUA Pengasih dalam mengelola administrasi serta tata kelola perwakafan di wilayahnya.

Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H, S.H.I., M.S.I., menyampaikan bahwa pengelolaan wakaf di KUA Pengasih menerapkan pendekatan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pelayanan perwakafan tidak berhenti pada prosesi pengucapan ikrar, tetapi berlanjut hingga tahap pengamanan dan pembinaan aset secara berkelanjutan.

“KUA Pengasih tidak hanya melayani prosesi ikrar wakaf saja. Kami juga secara aktif melaksanakan proses geotagging tanah wakaf untuk memastikan batas dan lokasi secara presisi, sekaligus menyelenggarakan pembinaan berkala bagi para nazhir,” ujar Rangga.

Untuk memastikan seluruh aset wakaf terdata secara sah dan transparan dalam sistem digital, KUA Pengasih juga menghadirkan inovasi berupa layanan coaching clinic. Program pendampingan tersebut difokuskan untuk menangani dan merekapitulasi tanah-tanah wakaf yang belum memiliki laporan sertifikat dalam aplikasi e_AIW.

Rangga menekankan bahwa ketepatan data menjadi kunci utama keberhasilan tata kelola perwakafan berbasis digital.

“Proses input data wakaf ke dalam sistem e_AIW membutuhkan tingkat kejelian dan ketelitian yang sangat tinggi. Setiap detail dokumen harus valid agar kepastian hukum tanah wakaf terjamin dengan baik,” tambahnya.

Melalui penghargaan tersebut, KUA Pengasih berharap dapat terus meningkatkan mutu pelayanan perwakafan berbasis digital, menjaga amanah para wakif, serta membantu para nazhir dalam mengelola tanah wakaf agar lebih produktif dan memiliki kepastian hukum.

(myid/Red)

Posting Komentar