Suara Tivi Jogja
Suara Tivi Jogja
Media independen yang menyajikan berita aktual, edukatif, dan terpercaya
Selamat datang di Suara Tivi Jogja 👉 Informatif - Inspiratif - Berimbang * / AIESEC in UPN "Veteran" Yogyakarta menggandeng media Suarativijogja //
PASANG IKLAN DI SINI






Festival Tempuran Part-II di Mangir Kidul, Lestarikan Budaya dan Sungai

Desa Wisata Mangir Kidul, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, menjadi pusat kemeriahan Festival Tempuran Part-II
Grup Karawitan SMAN 1 Bantul 

BANTUL, Suarativijogja.com – Desa Wisata Mangir Kidul, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, menjadi pusat kemeriahan Festival Tempuran Part-II, Sabtu (26/9/2026).

Festival yang digelar atas inisiatif masyarakat tersebut berlangsung meriah dan dihadiri warga sekitar serta sejumlah pendamping peserta grup karawitan.

Ketua Panitia Festival Tempuran Part-II, Saryanto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sepenuhnya lahir dari semangat gotong royong masyarakat.

Saryanto 

“Kegiatan ini sepenuhnya dari masyarakat, tidak ada bantuan maupun sponsor dari pihak mana pun, murni dari warga, oleh warga, dan untuk warga,” ujar Saryanto.

Menurut Saryanto, Festival Tempuran tidak hanya bertujuan mempererat kebersamaan warga, tetapi juga menjadi wadah untuk melestarikan budaya lokal sekaligus memberikan ruang bagi para seniman yang memiliki bakat namun belum mendapatkan kesempatan untuk tampil.

“Fokusnya bukan hanya kepada seniman yang sudah profesional, tetapi juga memberikan ruang bagi mereka yang selama ini belum tersalurkan talentanya,” jelasnya.

Selain mengangkat seni dan budaya, Festival Tempuran juga membawa pesan tentang pentingnya menjaga kelestarian sungai. Sungai Tempuran menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Mangir Kidul dan sekitarnya sehingga keberadaannya perlu dijaga bersama.

Seni karawitan menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam festival tersebut. Sejumlah grup karawitan turut ambil bagian, di antaranya Karawitan Gendhing Bahana UAD (Universitas Ahmad Dahlan) Yogyakarta, Karawitan Bina Siwi, Karawitan Sekar Budaya, Karawitan SMAN 1 Bantul, serta Karawitan UKM Kalimasada UIN (Universitas Islam Negeri) Yogyakarta.

Penampilan Perempuan Berkebaya Indonesia turut menambah semarak acara dengan menampilkan keindahan busana sekaligus budaya Nusantara.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Ngarak Ogoh-ogoh dari Siyangan yang berakhir di Tempuran Ngancar. Ogoh-ogoh tersebut selanjutnya dibakar dan dilarung di Sungai Tempuran Bedhog dan Kali Progo.

Ki Slampar Edan, salah satu sesepuh dalam prosesi nglarung Ogoh-ogoh, menjelaskan kepada jurnalis Suara Tivi Jogja bahwa pembakaran Ogoh-ogoh memiliki makna simbolis.

Menurutnya, "pembakaran tersebut merupakan simbol membakar sifat angkara murka serta sembilan hawa nafsu yang harus disingkirkan dari diri manusia," imbuhnya.

Kemeriahan festival semakin lengkap dengan hiburan dari Timo Badut Entertainment yang menghibur masyarakat.

Sementara itu, pada malam harinya, Gamelan Kiai Kanjeng dijadwalkan tampil pada pukul 20.00 WIB sebagai salah satu rangkaian penutup Festival Tempuran Part-II. Pentas tersebut dihadiri tamu undangan dari instansi terkait serta masyarakat Mangir dan sekitarnya.

Kepala Dukuh Mangir Kidul, Hendri Setiawan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga Pedukuhan Mangir Kidul, Mangir Lor, Mangir Tengah, dan Siyangan yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan Festival Tempuran Part-II.

Hendri Setiawan

Menurut Hendri, seluruh rangkaian kegiatan tersebut diselenggarakan secara gotong royong tanpa biaya maupun sumbangan dari pihak mana pun.

“Festival ini benar-benar diselenggarakan secara gotong royong oleh masyarakat,” ungkapnya.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan. Festival Tempuran Part-II sekaligus menunjukkan kekompakan masyarakat Mangir dalam menjaga tradisi, memberikan ruang bagi kesenian lokal, serta mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan sungai yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

(7ok/Mtp/Red)

Baca juga info Kuliner::


Posting Komentar