Suara Tivi Jogja
Suara Tivi Jogja
Media independen yang menyajikan berita aktual, edukatif, dan terpercaya
Selamat datang di Suara Tivi Jogja 👉 Informatif - Inspiratif - Berimbang * / AIESEC in UPN "Veteran" Yogyakarta menggandeng media Suarativijogja //
PASANG IKLAN DI SINI






Mengupas 8 Pintu Rezeki Al-Qur'an: Solusi KUA Pengasih Mendorong Mentalitas Syukur KPM PKH

Secara terpisah, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga, S.H.I., M.S.I., menggarisbawahi pentingnya pembentukan mentalitas ini bagi masyarakat



Kulon
Progo,Suarativijogja.com — Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih bersama Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) terus berinovasi dalam mengedukasi masyarakat. Tidak sekadar memfokuskan diri pada penyaluran bantuan sosial, KUA Pengasih berupaya membangun fondasi mental warga penerima manfaat melalui pendekatan nilai-nilai Al-Qur'an dalam pertemuan majelis "At Tazkiyah" P2K2 pada Rabu (23/09/26).

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Ibu Sumarti, Kopat RT 07, Kalurahan Karangsari, Pengasih ini diawali dengan sesi pengawasan dan sinkronisasi data penerima bansos oleh Pendamping PKH, Emi Listiawati, S.Pd. Langkah ini dilakukan agar penyaluran bantuan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tetap terdata dengan tertib, valid, dan tepat sasaran.


Pada sesi inti bimbingan rohani, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Muhammad Munawir, S.Ag., membedah secara mendalam konsep "8 Jenis Rezeki dalam Al-Qur'an". Di hadapan para peserta, ia menegaskan bahwa kekhawatiran akan urusan ekonomi sering kali bersumber dari pemaknaan rezeki yang terlalu sempit, seolah-olah rezeki hanya sebatas uang dan harta benda.

"Islam mengajarkan bahwa kesehatan, ketenangan jiwa, ilmu, serta keluarga yang harmonis adalah bentuk rezeki yang sangat bernilai. Ketika KPM memahami bahwa pintu rezeki itu ada delapan—mulai dari rezeki yang dijamin (QS. Hud: 6), rezeki karena ikhtiar (QS. An-Najm: 39), rezeki karena bersyukur (QS. Ibrahim: 7), hingga rezeki tak terduga (QS. At-Talaq: 2-3)—maka akan tumbuh sikap hidup yang lebih tenang, optimis, dan penuh kesyukuran," terang Muhammad Munawir.

Selain empat pintu tersebut, ia juga menjabarkan rezeki yang datang dari memperbanyak istighfar (QS. Nuh: 10-11), keberkahan berbagi/sedekah, rezeki atas hadirnya anak (QS. Al-Isra': 31), serta jaminan kecukupan melalui pernikahan (QS. An-Nur: 32).

Secara terpisah, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga, S.H.I., M.S.I., menggarisbawahi pentingnya pembentukan mentalitas ini bagi masyarakat penerima bantuan.

"Bantuan pemerintah adalah stimulus, namun mentalitas bersyukur dan tawakal yang diiringi ikhtiar adalah kunci utama keberkahan hidup. Melalui pengupasan 8 pintu rezeki Al-Qur'an ini, kami berharap para KPM PKH memiliki ketahanan mental yang kokoh, sehingga tidak mudah merasa berkecil hati dan terus semangat membangun kemandirian keluarga," pungkas Rangga.

(myid/Red)

Posting Komentar