Kulon Progo,Suarativijogja.com, (KUA Pengasih) — Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih terus berkomitmen meluaskan jangkauan layanan keagamaan dan pembinaan remaja. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi (sowan) dan koordinasi tim KUA Pengasih ke kampus IKIP PGRI Wates pada Selasa (22/09/26).
Dalam kunjungan tersebut, tim KUA Pengasih yang diwakili oleh Mukhidin, S.Kom., dan Muhammad Musodiqin, S.Sos., disambut hangat dan diterima langsung oleh Rektor IKIP PGRI Wates, Wahyu Pambudi, M.Pd. Pertemuan penuh keakraban ini membahas peluang kolaborasi strategis antara KUA, kampus, dan instansi kesehatan.
Rektor IKIP PGRI Wates, Wahyu Pambudi, M.Pd., menyampaikan rasa senang dan keterbukaannya atas inisiatif kerja sama dari KUA Pengasih. Pihak kampus siap memfasilitasi dan menindaklanjuti rencana kolaborasi ini secara resmi melalui prosedur persuratan kedinasan. Menurutnya, sinergi lintas sektoral ini akan berlangsung efektif dan efisien.
Salah satu program yang digagas adalah pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Layanan Bimbingan/Konsultasi Syariah bagi mahasiswa. Rencananya, CKG akan dipusatkan di Aula IKIP PGRI Wates dengan teknis kehadiran mahasiswa secara bergantian di sela-sela jam perkuliahan baik pagi, siang, maupun jam istirahat dengan menyesuaikan kesiapan tim medis dari Puskesmas.
Selain CKG, kampus juga menyambut positif hadirnya konsultasi dan bimbingan syariah dari para Penyuluh Agama KUA Pengasih. Kehadiran penyuluh yang memiliki rentang usia relatif tidak jauh berbeda dengan mahasiswa diharapkan membuat proses bimbingan terasa lebih dekat, nyaman, dan komunikatif. Mengenai skema dan format penyuluhan, pihak kampus menyerahkan sepenuhnya kepada teknis KUA Pengasih.
Lebih lanjut, IKIP PGRI Wates saat ini telah memiliki fasilitas Laboratorium Konseling, program studi Bimbingan Konseling (BK), serta tenaga ahli terakreditasi berpengalaman (psikolog). Saat ini fasilitas tersebut dimanfaatkan untuk internal mahasiswa dan diproyeksikan akan dikembangkan untuk masyarakat umum di masa mendatang.
Kerja sama ini berpotensi dilakukan secara rutin dan berkesinambungan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU). Selain memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan masyarakat, kolaborasi ini juga berdampak positif dalam menunjang poin akreditasi perguruan tinggi.
Secara terpisah, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga, S.H.I., M.S.I., mengapresiasi tinggi sambutan terbuka dari pihak kampus. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi ini sebagai langkah nyata menghadirkan negara dan pelayanan publik di tengah generasi muda.
"Sinergi antara KUA, perguruan tinggi, dan Puskesmas ini merupakan langkah konkret untuk membangun generasi muda yang sehat secara fisik, mental, dan spiritual. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus kita matangkan bersama hingga berlanjut pada komitmen resmi (MoU) yang berdampak luas bagi civitas akademika maupun masyarakat," ujar Rangga.
(myid/Red)
Baca juga info Kuliner::
- Daun Jeruk Kuliner Favorit Segala Kalangan
- Warung Soto Ana, Spesialis Soto Daging Sapi yang Legendaris di Bantul



Posting Komentar