Suara Tivi Jogja
Suara Tivi Jogja
Media independen yang menyajikan berita aktual, edukatif, dan terpercaya
Selamat datang di Suara Tivi Jogja 👉 Informatif - Inspiratif - Berimbang * / AIESEC in UPN "Veteran" Yogyakarta menggandeng media Suarativijogja //
PASANG IKLAN DI SINI






Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Pengasih Ikuti Skrining Kesehatan dan Bimbingan Syariah

Kepala Puskesmas Pengasih II, dr. Yusniar Ridani, menjelaskan bahwa deteksi dini merupakan kunci utama dalam membentuk ketahanan remaja.



Kulon
Progo,Suarativijogja.com – Kolaborasi lintas sektor dalam menjaga tumbuh kembang generasi muda terus digencarkan. Memasuki hari ketiga pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG), Puskesmas Pengasih 2 berkolaborasi dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Pengasih menyasar peserta didik kelas XI di SMAN 1 Pengasih pada Kamis (17/09/26).


Sebanyak enam kelas siswa kelas XI mengikuti alur pelayanan secara bergantian dan tertib. Tidak hanya fokus pada pemeriksaan fisik, kegiatan terpadu ini juga membuka ruang Bimbingan Konsultasi dan Konseling Syariah. Langkah ini ditujukan untuk mendeteksi sedini mungkin faktor risiko penyakit, baik dari sisi kesehatan fisik maupun kondisi psikis para siswa.

Kepala Puskesmas Pengasih II, dr. Yusniar Ridani, menjelaskan bahwa deteksi dini merupakan kunci utama dalam membentuk ketahanan remaja.

"Mengusung slogan Salam Sehat, Sehat dimulai dari Saya, semangat kami adalah Gerak Bersama, Sehat Bersama, Mempersiapkan Generasi yang Sehat, Tangguh dan Berintegritas. Kami ingin memastikan anak-anak kita bertumbuh secara optimal, bebas dari risiko penyakit fisik, dan memiliki kesiapan mental yang kuat, dan alhamdulillah total keseluruhan siswa yang mengikuti kegiatan ini ada 684 orang, " terang dr. Yusniar.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan dan jajaran SMAN 1 Pengasih atas dukungan penuh dan fasilitas yang diberikan, sehingga seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan lancar.

Senada dengan hal tersebut, Kepala SMAN 1 Pengasih, Erna Kurnia Wati, S.Sos., memberikan apresiasi tinggi atas hadirnya tim Puskesmas Pengasih II dan KUA Pengasih di sekolahnya. Menurutnya, pendekatan gabungan antara medis dan kerohanian ini sangat relevan dengan kebutuhan siswa saat ini.

"Kehadiran program CKG yang dikombinasikan dengan layanan konseling syariah dari KUA ini sangat luar biasa. Ini menjadi sarana edukasi yang efektif agar anak-anak kami semakin mawas diri, paham cara menjaga kesehatan tubuh, sekaligus mampu menjaga diri dari pengaruh negatif pergaulan melalui arahan moral yang tepat," ungkap Erna.

Sinergi antara Puskesmas, KUA, dan SMAN 1 Pengasih ini diharapkan dapat terus berjalan secara berkesinambungan demi mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat jasmani dan rohani.

(myid/Red)

Posting Komentar