Suara Tivi Jogja
Suara Tivi Jogja
Media independen yang menyajikan berita aktual, edukatif, dan terpercaya
Selamat datang di Suara Tivi Jogja 👉 Informatif - Inspiratif - Berimbang * / AIESEC in UPN "Veteran" Yogyakarta menggandeng media Suarativijogja //
PASANG IKLAN DI SINI






Danrem 072/Pamungkas Semarakkan Malioboro Run 2026 Bersama 8.000 Peserta

Danrem dan KASREM 072/Pamungkas Yogyakarta turut menyemarakkan Malioboro Run 2026 diikuti sekitar 8.000 peserta.

 

YOGYAKARTA — Suarativijogja.com -- Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc. bersama Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Teguh Wiratama, S.Sos., M.Han. turut menyemarakkan Malioboro Run 2026 yang diikuti sekitar 8.000 peserta, Minggu (4/10/2026).

Keduanya hadir langsung di Kompleks Kepatihan Yogyakarta dan bersama Ibu melakukan flag off kategori 5K, memberikan semangat kepada para peserta yang mengikuti event lari bertema “Culture on Track” tersebut.

Kehadiran Danrem dan Kasrem bersama Ibu semakin menambah semarak suasana perlombaan. Keduanya turut melakukan flag off kategori 5K, bersama para pelari yang siap menaklukkan rute sekaligus menikmati atmosfer budaya dan sejarah Yogyakarta.

Malioboro Run 2026 yang diselenggarakan Bank BPD DIY tidak hanya menjadi ajang kompetisi olah raga, tetapi juga menghadirkan pengalaman berlari dengan latar kekayaan budaya Kota Yogyakarta. Sebanyak tiga kategori diperlombakan, yakni Half Marathon 21K, 10K, dan 5K, dengan titik start dan finish di Kompleks Kepatihan.

Mengusung tema “Culture on Track”, para peserta diajak mengenal Yogyakarta dari sisi yang berbeda. 

Rute perlombaan melintasi sejumlah kawasan ikonik dan bersejarah, mulai dari Jalan Parangtritis, Jalan Veteran, Jalan Kenari, Jalan Dr. Sutomo, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Mangkubumi, Jalan Abu Bakar Ali hingga kawasan Malioboro.

Khusus kategori Half Marathon 21K, peserta menempuh rute yang lebih panjang dengan melintasi sejumlah ruas jalan utama Kota Yogyakarta sebelum kembali menuju garis finish di Kompleks Kepatihan. Sementara kategori 10K dan 5K juga membawa peserta menyusuri kawasan perkotaan yang menjadi bagian dari wajah dan identitas Yogyakarta.

Perpaduan antara olah raga, budaya dan pariwisata menjadikan Malioboro Run 2026 bukan sekadar perlombaan lari. Event ini sekaligus menjadi sarana memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Yogyakarta kepada ribuan peserta dari berbagai daerah, sekaligus mendorong gaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Malioboro Run, olah raga tidak hanya menjadi ruang untuk menjaga kebugaran dan meraih prestasi, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan potensi daerah, menggerakkan perekonomian masyarakat serta memperkuat citra Yogyakarta sebagai kota budaya dan destinasi wisata olah raga. 

(Isn/Red)

 Baca juga :

Posting Komentar